Cerita Ala Denok berisi kumpulan cerita, cerpen, dan series hasil karya Denok

23 July 2013

Serigala Berbulu Domba

Suatu hari di kisahkan seekor serigala jantan sedang berkunjung ke suatu tempat. Serigala ini awalnya hanya ingin liburan saja. Sambil berlibur serigala ini melihat-lihat sekeliling daerah yang baru dikunjunginya itu. Serigala merasa sangat senang berada di tempat yang baru ini meskipun tidak berkawan. 

Saat sedang berjalan-jalan seorang diri serigala melihat ada seekor domba betina yang tengah sibuk mengumpulkan makanan di sebuah hamparan padang rumput yang hijau. Domba ini tampak sedang asik melahap rumput hijau yang ada disekelilingnya tanpa mengetahui jika ada sepasang mata yang sedang mengawasi gerak-geriknya. Serigala merasa agak sedikit aneh karena domba betina ini tampak sendiri tidak seperti kebanyakan domba yang selalu berada bersama dengan kawanannya. Saat itu serigala hanya mengamati domba betina itu saja dan tidak bertindak apapun. Setelah merasa kenyang domba itu pun pergi meninggalkan tempat itu, demikian juga dengan serigala. 

Setiba di rumah serigala masih teringat dengan domba betina yang ditemuinya dalam perjalanannya tadi. Serigala berharap keesokan harinya bisa bertemu kembali dengan si domba betina tersebut.

Keesokan harinya pagi-pagi sekali serigala segera bergegas menuju tanah lapang, tempat dia bertemu dengan domba betina yang sudah menawan hatinya itu. Serigala memutar otak kecilnya untuk dapat mendekati domba tersebut tanpa harus mendapat penolakan. Muncullah ide untuk menata bulunya agar tampak menyerupai domba dan memperkenalkan diri sebagai domba yang berasal dari negeri seberang.

Singkat cerita serigalapun berhasil berkawan dengan domba tersebut. Tidak berhenti sampai disana, serigala ingin memiliki domba menjadi kepunyaannya. Dengan berbagai tipu muslihat hasilnya serigala berhasil membawa domba pergi berkunjung ke negerinya yang terletak sangat jauh dari asal domba itu. Dengan lugu domba mengikuti serigala pergi meninggalkan daerah asalnya menuju negeri seberang asal serigala.

Sampai di negeri tersebut, domba merasa senang dan kagum dengan daerah baru tersebut. segala sesuatu yang dilihatnya adalah sesuatu yang baru. Namun kekagumannya itu hanya bertahan beberapa saat saja. Hari-hari selanjutnya domba menghabiskan waktunya dengan hari-hari yang membosankan dan penuh dengan kejenuhan. Domba tidak memiliki aktivitas apapun selain dari berjalan-jalan. Domba tak berkawan pemandangan dan rumput hijau banyak terdapat di negeri tersebut tapi sedikit sekali ada kawanan domba, kalo pun ada domba tidak bisa masuk ke kawanan tersebut. Rasa sedih dan tertipu mulai merasuki hati domba.

Melihat domba yang semakin hari semakin bersedih serigala mulai membuat sesuatu yang dapat membuat domba merasa nyaman untuk tetap tinggal di daerah itu bersamanya. Serigala mulai membangun sebuah tempat tinggal yang sangat istimewa dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang semua kebutuhan domba. Serigala bahkan melakukan apapun yang diinginkan domba asal domba mau tetap tinggal bersamanya dan tidak berniat kembali ke negeri asalnya. 

Melihat segala sesuatu yang telah dibuat dan dilakukan serigala, domba merasa tidak tega meninggalkan serigala. Seiring berjalannya waktu domba pun mulai menyanyangi serigala tadi, tanpa sadar sebenarnya dia sedang terperdaya oleh serigala. Domba menyakini semua yang dikatakan serigala kepadanya adalah suatu kebenaran termasuk juga bahwa dia adalah domba yang berasal dari negeri yang berbeda sehingga memiliki bentuk fisik yang sedikit berlainan dengannya.

Sekilas mereka tampak hidup bahagia, baik serigala maupun domba. Melihat sikap domba yang mulai mempercayainya, serigala mulai mengajukan beberapa peraturan, pertama serigala mulai melarang domba untuk berhubungan dengan kawanannya di negeri asalnya. selanjutnya serigala tidak memperbolehkan domba untuk pergi keluar rumah sendiri kecuali bersamanya. Semakin hari peraturan serigala semakin bertambah dan menyadarkan domba bahwa serigala bermaksud untuk mengurungnya dalam sebuah rumah dengan segala kemewahan yang diberikan.

Bagaimanapun suatu kebohongan di tutupi akhirnya kebenaran pasti akan terungkap. Dan saat kebenaran terungkap domba sudah terlanjur jatuh hati, lalu memutuskan untuk tetap hidup bersama dengan serigala, menjaga dan merawatnya seperti yang sudah dilakoni selama ini, sebagai sebuah takdir hidup. Domba selalu berharap bahwa serigala yang bersamanya ini tidak sama dengan serigala lainnya, yang hanya ingin memangsanya suatu saat nanti. Dengan sedikit harapan domba memohon ada belas kasihan dihati serigala untuk tidak menyantapnya dan memperhitungkan semua yang telah dia lakukan untuk serigala selama ini.

Bagaimanapun serigala tetaplah serigala saat perutnya masih terasa kenyang dia akan tidak menyantap domba tapi saat rasa lapar melanda domba harus pasrah dan bersiap menjadi santapan serigala. :)

0 comments:

Post a Comment

Template images by gaffera. Powered by Blogger.

© 2013 Cerita Ala Denok, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena